Kerajaan Wangsa Isyana, Kerajaan Kediri

1. Kerajaan Wangsa IsyanaMpu Sendok memindahkan pusat pemerintahan Syailendra ke Jawa Timur pada tahun 929, kemudian membentuk wangsa baru yaitu wangsa Isyana.
Raja-raja yang memerintah :
- Mpu Sendok bergelar Maharaja Rake Hino Sri Isyana Wikramadharmotunggadewa
- Sri Isyana tunggawijaya
- Makutawangsawardhana
- Dharmawangsa, bergelar Sri Maharaja Rake Halu Sri Lokeswara Dharmawangsa Airlangga Anantawikramatunggadewa.
 Tahun 1401 Kerajaan Kahuripan dibagi menjadi dua (tugas pembagian diserahkan kepada Mpu Bharada) yaitu:
- Jenggalaatau Singasari, dengan ibukota di Kahuripan
- Panjalu atau Kediri, dengan ibukota di Daha

2.  Kerajaan Kediri
Kerajaan Jenggala diperintah oleh Raja Mapanji Garasakan, Kediri diperintah oleh Raja Sri Samarawijaya.  Perebutan kekuasaan antara Jenggala dan Kediri berlangsung sampai tahun 1502, selanjutnya selama kurang lebih setengah abad kedua kerajaan tersebut tidak disebut-sebut lagi dalam sejarah.  Tahun 1117 tampil lagi dengan Rajanya:
- Sri Maharaja Rakai Sirikan Sri Kameswara
- Jayabhaya, bergelar Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya : Masa ini kitab Bharatayudha diubah oleh Mpu Sedah dan dilanjutkan oleh Mpu Panuluh (Mpu Sedah meninggal sebelum kitabnya selesai).  Mpu Panuluh juga menulis buku Hariwangsa dan Gatutkacasra.
- Sri Aryeswara.
- Kameswara, bergelar Sri Maharaja Sri Kameswara Tri Wikramawarata.

Pujangga yang terkenal pada masa itu:
- Mpu Tanakung, dengan hasil karyanya Werasancaya dan Lubdaka.
- Mpu Darmaja dengan hasil karyanya Smaradhahana.

Kerajaan Kediri tamat riwayatnya pada tahun 1222, karena ditaklukan oleh Ken Arok.

Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kaling, Sriwijaya, Melayu, Mataram Hindu

1. Kerajaan Kutai
Merupakan kerajaan Hindu yang tertua di Indonesia, didirikan pada tahun 400 M di tepi Sungai Mahakam Kalimantan Timur.
Raja yang memerintah : Kudungga (Raja Pertama), Asmawarman, Mulawarman

2. Kerajaan Tarumanegara
Merupakan Kerajaan Hindu, didirikan pada tahun 450 M di Jawa Barat, Raja yang memerintah Purnawarman

3. Kerajaan Kaling
Didirikan pada tahun 674 M di Jawa tengah
Raja yang memerintah : Ratu Sima, Beliau menghendaki agar rakyatnya benar-benar menjadi orang yang jujur.  Pendeta yang terkenal : Jhanabhadra

4. Kerajaan Sriwijaya
Didirikan pada abad ke-7 di Sumatra (Kerajaan Budha)
Raja-raja yang memerintah : Sri Jayanaga, Balaputradewa, Sri Sangrawijayatunggawarman
Guru agama yang terkenal : Sakyakirti
Sebab-sebab keuntuhan Sriwijaya antara lain: Serangan Raja Colamandala dari India, Serangan Raja Kertanegara dari Singasari

5. Kerajaan Melayu
Berdiri hampir bersamaan dengan kerajaan Sriwijaya, tetapi pada tahun 692, kerajaan ini telah dikuasai Sriwijaya.

6. Kerajaan Mataram Hindu
Berdiri di Jawa Tengah dengan ibukota Medang Kamulang.
Raja-raja yang memerintah : Sanna, Sanjaya (bergelar Rakai Mataram Ratu Sanjaya), Rakai Panangkaran (bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Rakai Panangkarana).
Setelah pemerintahan Rakai Panangkaran, Mataram pecah menjadi dua.  Sebagian memeluk agama Budha sebagian memeluk agama Hindu.  Syailendra Budha berkuasa di Jawa Tengah Selatan, Syailendra Hindu berkuasa di sekitar pegunungan Dieng.
Pada masa pemerintahan Rakai Pikatan, Mataram dipersatukan kembali
Raja-raja selanjutnya : Rakai Pikatan, Balitung (bergelar Rakai Watukura), Daksa, Tulodong, Wawa, Mpu Sendok.